Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti Hadiri Pengajian PDM Kabupaten Malang, Paparkan 3 Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti Hadiri Pengajian PDM Kabupaten Malang, Paparkan 3 Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Momentum bersejarah mewarnai Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang yang digelar di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK MUTU) pada Ahad, 9 Agustus 2026. Kegiatan penuh berkah ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang memberikan wejangan penting tentang persiapan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Tiga Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. memaparkan tiga hal fundamental yang perlu dipersiapkan setiap generasi untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

Pertama, knowledge — setiap generasi harus memiliki pengetahuan yang luas dan wawasan yang serba tahu di berbagai bidang kehidupan.

Kedua, capable — setiap generasi wajib memiliki kemampuan dan keterampilan mumpuni untuk menghadapi berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.

Ketiga, humble — setiap generasi harus memiliki sikap rendah hati yang tulus serta akhlak yang mulia sebagai fondasi karakter bangsa.

Ketiga pilar ini menjadi penegasan bahwa kesuksesan Indonesia di masa depan tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual semata, tetapi juga kematangan karakter dan kesiapan menghadapi tantangan global.

Apresiasi untuk SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi

Selain memaparkan visi besar tentang Indonesia Emas 2045, Mu’ti juga menyampaikan apresiasinya secara khusus kepada SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Kabupaten Malang. Menurut pengamatannya, sekolah ini telah memberikan layanan pendidikan dengan sangat memperhatikan aspek keasrian, keamanan, kesehatan, kebersihan, dan keindahan lingkungan. Bahkan, ia menilai gedung sekolah tersebut tergolong “mewah”.

“Mewah dalam pengertian memang gedungnya megah dan mewah dalam pengertian mepet sawah. Tapi tetap menggambarkan pembangunan yang tetap ramah lingkungan. Pembangunan yang tetap mengikuti prinsip-prinsip pembangunan sekolah yang aman sehingga anak-anak dapat belajar dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Pujian ini menegaskan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan yang megah tetap bisa selaras dengan prinsip keberlanjutan dan kearifan lingkungan sekitar — sebuah keseimbangan yang patut menjadi teladan bagi lembaga pendidikan lainnya.

Lazismu Kabupaten Malang Salurkan Sembako untuk Dhuafa

Di tengah rangkaian acara yang penuh makna ini, Lazismu Kabupaten Malang turut hadir menyalurkan tasharuf berupa paket sembako kepada masyarakat dhuafa yang berdomisili di sekitar wilayah tersebut. Kehadiran program sosial ini melengkapi nuansa kegiatan keagamaan dengan aksi nyata kepedulian sosial — memastikan bahwa ilmu dan kepedulian berjalan beriringan dalam satu momentum yang sama.

Pengajian Ahad Pagi PDM Kabupaten Malang di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi ini menjadi bukti nyata bahwa Muhammadiyah terus bergerak menyelaraskan tiga hal penting sekaligus: pendidikan berkualitas, karakter unggul, dan kepedulian sosial. Dengan bekal knowledge, capable, dan humble yang ditegaskan Menteri Abdul Mu’ti, serta dukungan nyata dari Lazismu Kabupaten Malang bagi kaum dhuafa, semangat menuju Indonesia Emas 2045 semakin nyata terasa dari akar rumput hingga level nasional.

Related Post