Tingkatkan Respons Kemanusiaan: Lazismu Jatim Gelar FGD Ambulans Se-Jawa Timur di Malang

Pada Rabu, 15 Juli 2026, Lazismu Jawa Timur menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Ambulans Lazismu Se-Jawa Timur yang berlangsung di Kampung Mahasiswa, Dau, Kabupaten Malang. Forum strategis ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi seluruh pengelola dan pengemudi ambulans Lazismu dari seluruh kabupaten di Jawa Timur.

Narasumber Kompeten dari Berbagai Bidang

FGD ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing. Pertama, Ahmad Saiful, Anggota Badan Pengurus Lazismu Jawa Timur Bidang Layanan Ambulans dan Aksi Kemanusiaan. Kedua, Jamilatus Sa’diyah dari MPKU (Majelis Pembina Kesehatan Umum) PWM Jawa Timur. Ketiga, Zainal Abidin, Ph.D., Wakil Sekretaris Lazismu Jawa Timur sekaligus Dosen Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kehadiran ketiga narasumber dari latar belakang yang beragam ini memastikan bahwa diskusi berlangsung secara komprehensif — mencakup aspek operasional, kesehatan, maupun sosial kemasyarakatan.

Agenda Strategis: Evaluasi, Standarisasi, dan Inovasi Layanan

FGD ini membahas sejumlah agenda strategis yang sangat krusial bagi peningkatan kualitas layanan ambulans Lazismu di seluruh Jawa Timur.

Evaluasi dan Peningkatan Profesionalisme

Forum ini menjadi wadah evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan kepada pasien serta profesionalisme seluruh pengemudi dan pengelola ambulans. Berbagai gagasan dan saran baru turut dibahas secara aktif dengan tujuan meningkatkan standar layanan yang ada.

Standarisasi Layanan dan SOP yang Jelas

Salah satu fokus utama FGD adalah membahas berbagai permasalahan dan kendala yang selama ini dihadapi di lapangan. Dari hasil diskusi tersebut, peserta bersama-sama merumuskan standarisasi layanan, menetapkan kualifikasi pengemudi yang dibutuhkan, serta menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas — baik untuk pelayanan pasien maupun penanganan jenazah.

Sistem Ambulans Terintegrasi dan Branding yang Lebih Kuat

FGD juga membahas secara mendalam tentang sistem ambulans yang terintegrasi agar respons terhadap kebutuhan masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Selain itu, agenda penguatan branding layanan ambulans Lazismu turut menjadi perhatian — memastikan citra dan identitas layanan kemanusiaan ini semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat luas.

FGD Pengelolaan Ambulans Lazismu Se-Jawa Timur ini bukan sekadar forum diskusi biasa — ia adalah langkah nyata menuju transformasi layanan kemanusiaan yang lebih terstandar, lebih profesional, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan melibatkan seluruh pengelola dan pengemudi ambulans dari seluruh kabupaten di Jawa Timur, Lazismu membuktikan bahwa pelayanan terbaik untuk umat adalah prioritas yang tidak pernah bisa dikompromikan.

Related Post